Sahabat Wulan yang dicintai Allah SWT, Allah ngasih tau sama kita
bahwa SYAITHAN (kita baca SETAN saja biar mudah ) adalah MUSUH NYATA
kita. Itu bukan berarti kita tidak boleh BELAJAR sama SETAN artinya
mempelajari Watak dan Karteristik Setan musuh kita itu.
Seorang Petinju sebelum bertanding dia selalu mempelajari gerak gerik
calon musuhnya, Pemain bola juga sama salah satu upaya memenangkan
pertandingan adalah mempelajari detail gaya para pemain calon rivalnya
di Lapangan Hijau.
Sahabat Ali bin Abi Thalib, ketika pedangnya sudah melekat dileher
musuhnya masih sempat belajar dari mushnya tersebut ketika Beliau
tiba-tiba diludahi oleh mushnya tersebut. “ lho kenapa Anda gak jadi
bunuh saya ?”, “ kalo saya bunuh Anda, saya yang kalah , kamu yang
menang, karena saya bunuh kamu karena Marah saya bukan karena Allah lagi
“.
Kenapa kita gak mempelajari MUSUH NYATA kita yang sudah PASTI dan
JELAS-JELAS selalu ngrecokin setiap aktifitas dan langkah kita ?
Sahabat, Paling tidak ada 7 kelebihan SETAN dibanding kita MANUSIA. Yang harus kita tahu :
Setan itu Kerja Keras Pantang menyerah
Setan tidak akan pernah menyerah selama keinginannya untuk menggoda
manusia belum tercapai. “ bangun2 waktunya sholat subuh “, “ ahh…. Baru
juga jam 5 ini , masih ada waktu “, “ayo… udah siangan lho, bentar lagi
matahari terbit “, “ aduh masih ngantuk banget nih, sebentar lagi lah,
hari libur ini “, “ kring…kring….kring…waktu menunjukkan jam 7 pagi “ !
itulah kerja Setan, Nabi Adam saja yang sudah enak dan asyik di Taman
Sorgawi harus terusir karena kerja kerasnya Setan yang pantang menyerah.
Sedangkan manusia banyak yang mudah menyerah dan putus asa, bahkan
malah sering mengeluh sebelum mengerjakan sesuatu. “ duh…sulit banget
sih nih kerjaan, banyak aturannya lagi “, “ah… sudah kapok saya bisnis,
rugi terus “. “ kenapa sih harus ada sholat sunnah ? apalagi sholat
malam, yang lima waktu saja sudah menyita banyak waktu “
Setan itu Kreatif. Setan akan mencari cara apapun dan bagaimanapun
untuk menggoda manusia agar tujuannya tercapai, selalu kreatif dan penuh
ide. “ Rambutmu panjang dan indah lho, gimana kalo kamu pake kerudung
yang transparan saja sehingga rambutmu masih tetap kelihatan indah, yang
penting kan sudah pake kurudung kan ?”, “ Amplop itu bukan suap, itu
hadiah kok, kan dia ngasihnya juga suka rela, saudara-saudaramu masih
banyak yang miskin lho terima ajalah dari pada diambil orang yang tidak
bertanggung jawab kan tambah jadi bencana ? gimana bener kan ? “
Sedangkan manusia ingin enaknya saja, banyak yang malas dan tidak mau
berusaha. Pagi-pagi jalan-jalan mampir ke pos ronda ngopi sambil
ngerokok main catur atau main gaplek sampai siang gak kerasa, pulang
capek tidur, begitu ada kesulitan ketok sana ketok sini cari bantuan dan
pinjaman.
Setan itu Konsisten. Setan dari mulai diciptakan tetap konsisten pada
pekerjaannya maenggoda dan menyesatkan manusia dimanapun dan kapanpun,
tak pernah mengeluh dan berputus asa. “ wah… hebat jilbabmu syar’I
banget lho, besar dan panjang menutup seluruh auratmu, tapi kamu bangga
kan dengan berpakaian seperti ini bahwa kamulah orang yang paling baik
dan benar yang lain itu salah dan calon penghuni neraka, betul kan ?”.
Sedangkan manusia??? Banyak manusia yang mengeluhkan pekerjaannya,
padahal banyak manusia lain yang masih ngaggur dan membutuhkan
pekerjaan. “ ah.. monoton habis, kerja kok gini-gini terus, gaji juga
segini-gininya, kapan ada perubahan nasib nih ?”.
Setan itu Solider. Sesama setan tidak pernah saling menyakiti, bahkan
selalu bekerjasama untuk menggoda manusia. Mereka juga suka menolong
temannya jika kesusahan. “ eh…ente lagi di pake siapa ? “ , “ oh ane
lagi kerja sama si Joko Gedeg “, “ lha kalo ente ? “ , ane mah Sedang
deket banget sama kyai Gebleg “, “ oke, bagi-bagi info tentang klien
juragan ente ya, biar kita sama-sama langgeng bersama dukun-dukun yang
berkedok Paranormal dan Kyai itu ya….”.
Kebanyakan manusia, jangankan peduli terhadap sesama, malah saling
menjatuhkan, saling bunuh, saling menyakiti dan saling menertawakan.
Setan itu Triker. Setan itu paling pintar mencari Trik agar manusia
tergoda dan tertipu pada bujuk rayuannya. Mereka menyiapkan seribu satu
argumen agar manusia mau menuruti kemauannya. “ Okelah kamu gak mau
nidurin gadis itu sekarang karena itu Zina kan ?, tapi SMS-an atau
BBM-an kan gak masalah toh ? atau sekali waktu janjian makan malam
bareng dia, bisa kan ? tapi kalo dia gak keberatan dan sudah pasrah sama
kamu ya bisalah dikasih kehormatan bermalam di hotel, gimana ? kan
nanti juga kamu yang nikahin dia kan ? “
Sedangkan manusia banyak yang tidak mau berfikir, bahkan banyak yang
jadi peniru dan plagiat. “ ya sudahlah prestasi seperti ini juga sudah
sangat cukup, kan umumnya kerja orang lain juga standarnya seperti ini,
kenapa harus repot-repot sih “.
Setan itu gak Kenal Pamrih. Setan itu bekerja 24 Jam tanpa mengharap
imbalan apapun (harta/uang), gak nuntut gaji dari atasannya, mereka
hanya menginginkan manusia mengikuti perintahnya. Sedangkan manusia,
apapun harus dibayar, selalu mengharap pamrih atas apapun yang dia
kerjakan dan gak sanggup bekerja penuh 24 Jam.
Setan itu Sinergis. Setan adalah mahluk yang selalu ingin berteman
dengan berbagai kalangan tanpa pilih-pilih (terutama dari golongan
manusia), agar banyak temannya di neraka kelak. Sedangkan manusia banyak
yang lebih memilih kelopok tertentu, atau mementingkan diri-sendiri dan
egois.
Manusia dalam mengerjakan sesuatu cenderung ingin menonjolkan kemampuannya sendiri dibanding bekerja sama dengan orang lain.
Tujuh Karakter Setan ini layak kita contoh dan kita jadikan
pelajaran, jadi ternyata dibalik kekuatan dahsyat musuh kita tersimpan
banyak pelajaran yang sangat berharga. Kalo kita menganggap Yahudi atau
Amerika adalah Musuh, pasti ada pelajaran yang positif dan berharga dari
Yahudi dan Amerika. Jadi gak ada salahnya kalo kita belajar sama musuh
kita !.
TERNYATA….SEBENARNYA GAK ADA SEORANGPUN YANG JADI MUSUH KITA, KITALAH
YANG MENJADIKAN SESEORANG ITU MENJADI MUSUH KITA, KARENA TERNYATA
SETANPUN YANG JELAS-JELAS MUNSUH NYATA KITA BISA MEMBERI PELAJARAN YANG
BAIK bagi kita yang selalu mau berfikir.

0 komentar :
Posting Komentar